Cara Kerja Lampu Hologen

cara kerja lampu hologen
Cara Kerja Lampu Halogen - Lampu halogen tergolong dalam tipe lampu pijar. Lampu halogen diciptakan dengan membenahi proses lampu pijar biasa, yaitu dengan mengurangi persoalan menguapnya tungsten. Kaca lampu dibangun dari kaca kuarsa yang tipis serta tahan panas, kemudian gas yang diisikan ditambahkan sedikit gas halogen.


  1. Terkesan gas halogen berada di dalam lampu halogen. Dengan cara kimia, gas halogen (butir merah) bakal bereaksi dengan uap tungsten (butir hitam) yang kemudian menghasilkan halida tungsten.
  2. Pada saat filamen tungsten membara, tungsten bakal menguap.
  3. Gas halogen mengikat uap tungsten serta menjadi tungsten halida. Ketika halida tersebut menyentuh tungsten filamen yang sedang membara, senyawa tersebut kembali terpecah dimana gas halogen kembali terlepas sementara tungsten kembali melekat pada filamen.
  4. Siklus ini berulang semakin menerus yang menghasilkan cahaya lampu yang stabil serta umur lampu yang panjang.

Siklus tersebut di atas disebut dengan siklus halogen alias Halogen Cycle. Tetapi syarat mutlak untuk terjadinya siklus halogen merupakan suhu permukaan kaca lampu wajib sangat panas. Suhu wajib minimal kurang lebih 250ÂșC sampai 900°C (tergantung besar daya lampu). Apabila suhu kaca lampu berada di bawah itu, maka halogen tak bakal sanggup mengikat uap tungsten, dampaknya tungsten bakal melekat pada dinding kaca tahap dalam, sampai lama kelamaan kaca lampu bakal menghitam, serta lampu halogen lebih cepat putus.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Kerja Lampu Hologen

0 comments:

Post a Comment